Rabu, 8 November 2017 – Renungan Pagi

JANJI YANG MANIS

Katakanlah kepada Zerubabel, bupati Yehuda, begini: Aku akan menggoncangkan Iangit dan bumi dan akan menunggangbalikkan takhta raja-raja; Aku akan memunahkan kekuasaan kerajaan bangsa-bangsa dan akan menjungkir-balikkan kerela dan pengendaranya; kuda dan pengendaranya akan mati rebah, masing-masing oleh pedang temannya. (ay.22-23)

Hagai 2 : 21-23
MINGGU XXII SES. PENTAKOSTA
RABU, 8 NOVEMBER 2017
RENUNGAN PAGI
GB.252 : 1-Berdoa

Nubuat nabi Hagai diakhiri dengan berita dan janji manis berupa berkat luar biasa yang membahagiakan Zerubabel. Zerubabel adalah keturunan Daud yang tidak menjabat raja seperti nenek moyangnya. Sekalipun demikian, Tuhan menyatakan janji-Nya kepadanya menjadi bupati atas nama kerajaan Persia. Hal menarik bahwa di tengah situasi sulit, saat Tuhan menyatakan teguran-Nya kepada umat-Nya, Tuhan memberikan janji yang membangun kembali pengharapan dan semangat umat-Nya atas keselamatan yang akan datang. lnti janji yang dinyatakan kepada Zerubabel – walaupun bersifat pribadi – merupakan janji mesianis (akan datang Mesias, Sang Raja Penyelamat, bukan raja poli-tik). “Mengguncang Iangit dan bumi” bermakna penghakiman, sedangkan “menunggangbalikkan takhta raja-raja”serta “memunahkan kekuasaan kerajaan-kerajaan bangsa-bangsa” berarti  mengalahkan dan melucuti kuasa-kuasa duniawi. lni menandakan akan muncul “Raja” baru yang akan  berkuasa di seluruh alam semesta, sekalipun tidak terjadi di zaman Zerubabel.

Tuhan mengingatkan akan datang kebinasaan kerajaan-kerajaan dan bangsa-bangsa di hari penghakiman Allah. Namun, di hari yang sama pula, hamba Tuhan itu akan menyelesaikan tugas keselamatan yang ditentukan Allah._ Hal ini dapat kita pahami sepenuhnya tatkala itu digenapi pada Kedatangan Kedua dan semua yang terjadi setelah itu. Hagai menyatakan kepada Zerubabel untuk mengembangkan janji- janji ilahi sampai pada kegenapannya. la mengaitkan pembangunan kembali Rumah Allah dengan kedatangan Kerajaan Allah. Allah itu maha kuasa, dan manusia bisa menjadi kuat untuk mencapai maksud-Nya sembari memegang janji pertolongan ilahi dalam setiap keadaan darurat. Kuasa Allah tersembunyl bagi orang yang tidak percaya; cara dan maksud-Nya tidak dimengerti oleh mereka…Rahasia kesuksesan umat Allah ada pada hubungan dengan Dia dalam doa, dan hidup rendah hati menuruti tuntutan-tuntutan-Nya.

Sepanjang hari ini jika dalam karya dan kerja kita berpegang pada janji Tuhan, niscaya la akan memberi semangat dan menyertai dengan berkat-Nya. Selamat beraktivitas dalam penyertaan-Nya.

GB.252 : 4
Doa : (Kami berjalan, berkarya sepanjang hari ini, dan kami melakukannya dengan janji-Mu yang kekal, yang menyertai hidup kami. Terimakasih Tuhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *