Sabtu, 26 Agustus 2017 – Renungan Malam

“MENENTANG KETIDAKADILAN”

Sebab Aku tahu, bahwa perbuatanmu yang jahat banyak dan dosamu berjumlah besar, (ay.12)

Amos 5 : 7-13
MINGGU XI SES. PENTAKOSTA
SABTU, 26 AGUSTUS 2017
RENUNGAN MALAM
KJ.436 : 1-Berdoa

Raja Yerobeam I berhasil membangun Israel menjadi negara yang makmur. Namun dalam keberhasilan itu terjadi kemerosotan moral. Kemakmuran yang dihadirkan oleh negara hanya dinikmati oleh sekelompok orang yakni kelompok elite.

Kelompok elite dimaksudkan disini adalah Raja, para penguasa, saudagar-saudagar dan isteri-isteri mereka yang disebut lembu Basan. Kelompok inilah yang hidup dalam kemewahan, sementara rakyat kecil hidup dalam kemiskinan. Berbagai macam ketidakadilan yang mereka lakukan : Menginjak hak orang lemah, pemerasan, suap, mengesampingkan hak orang miskin. Kebenaran dan keadilan dicampakkan, kehidupan yang benar dan iklas dibenci. Teguran-teguran Firman Tuhan ditolak. Hukum telah diperkosa, sebab para hakim telah bersekongkol dengan para penguasa dan orang-orang kaya. Keadilan tidak ditegakkan. Hakim-hakim telah mengubah keadilan menjadi ipuh (ay.7). Kebenaran dihempas ke tanah. Hakim tidak mengindahkan kebenaran dan keadilan karena uang suap. Amos dengan tegas menentang ketidakadilan. Sebab ketidakadilan membawa penderitaan.

Kita hadir ditengah dunia yang tidak adil. Persoalan ketidak-adilan marak terjadi pada masa sekarang. Ketidakadilan terjadi ditengah keluarga, di lingkungan pelayanan gereja, ditengah kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. Ketidakadilan menyebabkan berbagai penderitaan dalam kehidupan kita baik ditengah keluarga, gereja, masyarakat dan bangsa. Karena itu kita harus menentang (berperang) memerangi hidup yang tidak adil. Kita dipanggil untuk menyuarakan suara keadilan dan kebenaran. Kita harus memiliki keberanian seperti Amos. Hidup kita harus bersih, jujur dan benar. Sebab bagaimana mungkin kita menyuarakan keadilan kalau kita sendiri belum hidup bersih, jujur dan benar. Kita butuh kekuatan dari Tuhan agar dapat menyatakan dengan tegas bahwa orang-orang yang melakukan ketidakadilan akan dihukum oleh Tuhan.

KJ.436 : 2
Doa : (Tuhan, mampukan kami untuk turut serta memerangi ketidakadilan dalam kehidupan ditengah masyarakat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *