Senin, 14 Agustus 2017 – Renungan Pagi

“PERTEMUAN YANG MENDATANGKAN KEBAIKAN”

Dalam peraturan-peraturan yang berikut aku tidak dapat memuji kamu sebab….. tidak mendatangkan kebaikan, tetapi mendatangkan keburukan (ay.17)

1 Korintus 11 : 17-22
MINGGU X SES. PENTAKOSTA
SENIN, 14 AGUSTUS 2017
RENUNGAN PAGI
GB.50 : 1-Berdoa

Sahabat yang baik tidak hanya memberikan pujian, tetapi dapat memberikan kritik yang keras pula. Jemaat di Korintus tidak hanya dipuji karena telah berpegang teguh pada pengajaran yang mereka terima, tetapi juga menerima kritik yang keras melalui surat 1 Korintus ini. Di satu sisi mereka sangat baik ketika mempertahankan dan meneruskan pengajaran dari Rasul, akan tetapi dalam perjalanan ada beberapa kesalahan yang dilakukan. Kebiasaan baik bisa kehilangan makna ketika fokusnya bergeser. Pertemuan umat untuk merayakan persekutuan dengan Kristus melalui makan dan minum bersama, telah dilakukan dengan cara yang salah. Kesalahan yang dilakukan telah berujung pada perpecahan.

Maksud perjumpaan untuk merayakan kasih Kristus dengan makan dan minum bersama, telah berubah menjadi pesta pamer ego dan kepentingan masing-masing orang. Tubuh Kristus yang satu, tidak menjadi inti persekutuan tetapi makanan dan minuman yang mengenyangkan yang menjadi utama. Kebebasan untuk makan dan minum apa yang diinginkan, telah mengabaikan saudara lain yang tidak beroleh bagian dalam makan dan minum tersebut. Inilah yang menjadi teguran keras terhadap jemaat Korintus. Kebiasaan kita untuk berkumpul bersama dan diisi dengan makan dan minum bersama adalah hal yang baik. Karena dengan demikian kita membangun persekutuan yang akrab dan sehati diantara kita.

Perlukah kita mendengar nasihat Firman hari ini? Tentu ! karena kita seringkali lupa akan makna makan dan minum bersama. Bahwa dalam perjumpaan dengan sesama, apa yang ada pada kita hendaklah kita bagikan dengan orang lain. Hal ini kita lakukan, agar nyatalah kesatuan kita sebagai Tubuh Kristus. Perjumpaan kita dengan sesama akan mendatangkan kebaikan justru pada saat kita memikirkan, merasakan, menunjukkan kepedulian kepada orang lain. Mengawali hari kerja pekan ini, mari pastikan bahwa setiap kali kita masuk dalam perjumpaan dengan orang lain, kita sedia untuk menyatakan kepedulian kita.

GB.50 : 2
Doa : (Tuhan, ajarlah kami untuk selalu membuka hati, pikiran dan tindakan baik terhadap orang lain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *