Selasa, 15 Agustus 2017 – Renungan Malam

“KASIH, JALAN PADA ALLAH”

Kasih tidak berkesudahan…” (ay.8)

 1 Korintus 13 : 4-8
MINGGU X SES. PENTAKOSTA
SELASA, 15 AGUSTUS 2017
RENUNGAN MALAM
GB.49 – Berdoa

Seorang anak laki-laki berumur 7 tahun, setiap akhir pekan ia pamit pada ibunya untuk pergi mencari Tuhan. Pagi itu ia berpamitan pada ibunya, setelah mempersiapkan bekal berupa dua fangkup roti berisi daging dan sayuran, dua botol minuman ringan. Ia berjalan melewati taman, menaiki kereta dan berjalan menuju sebuah taman dan kemudian mengambil tempat di sebelah seorang wanita tua yang duduk seorang diri. John, nama anak laki-laki tersebut mulai membuka tasnya dan mengeluarkan bekal yang la bawa. Sesaat sebelum ia menikmati rotinya, ia menengok pada wanita tua di sebelahnya yang sedang memandang dengan penuh keinginan untuk turut merasakan roti yang ada di genggaman John. Menyadari hal itu, John kemudian membagikan roti yang sudah ia persiapkan sejak dari rumah, serta memberikanjuga 1 botol minuman ringan.

Sesaat mereka menikmati kebersamaan sambil bercerita dan tenawa, hingga saatnya John kembali ke rumah dan mengatakan kepada ibunya bahwa ia telah bertemu Tuhan yaitu seorang nenek yang memberikan senyuman paling manis dan pelukan yang paling hangat. Sementara perempuan tua yang berjumpa dengan John bercerita pada temannya, bahwa ia baru saja berjumpa dengan Tuhan, dan ternyata Tuhan hanya seorang anak kecil yang tidak setua yang Ia bayangkan. Kasih yang dihadirkan melalui karakter dan sikap kita, tidak akan berlalu sia-sia, karena ia akan menemukan jalan ke Kemuliaan Allah. Banyak orang bicara tentang Kasih, tetapi sedikit yang mewujudkan dalam sikap yang nyata. Kasih yang nyata membawa manusia padajalan menuju perjumpaan dengan Allah. Kesabaran, kemurahan hati, kelemah-lembutan, kesopanan, mencari kepentingan bersama sebagai hal yang utama, menjadi cara untuk membawa sesama kita berjumpa dengan Allah.

Sudahkah hari ini kita berjumpa dan memperjumpakan sesama kita dengan Kasih yaitu Allah itu sendiri ? Jika belum, mintalah pada Tuhan untuk memberikan kesempatan lagi esok.

GB.49
Doa :(Tuhan kami ingin membaringkan tubuh yang letih ini, berkatilah semua hal baik yang telah kami lakukan hari ini. Kiranya benih kasihv akan bertumbuh dalam hidup kami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *