Senin, 7 Agustus 2017 – Renungan Pagi

“TIDAK INSYAF MESKI DIPERINGATKAN”

Tetapi dia tidak insaf bahwa Akulah yang memberi kepadanya gandum, anggur dan minyak, (ay.7)

 Hosea 2 : 1-7
MINGGU IX SES. PENTAKOSTA
SENIN, 7 AGUSTUS 2017
RENUNGAN PAGI
KJ.381 : 1,2-Berdoa

Sebuah sinetron di televisi menceritakan tentang seseorang yang tidak kunjung insyaf alias bertobat meskipun ia telah berulangkali diperingatkan. la bahkan semakin menjadi-jadi melakukan kejahatan, tanpa rasa malu apalagi penyesalan. Meski cerita dalam sinetron itu buruk, namun demikianlah realitas yang terjadi dan kita jumpai sehari-hari.

Manusia memang sukar menerima nasihat apalagi teguran dan peringatan. Manusia cenderung mengeraskan hati dan enggan berubah. la lebih suka membela dan membenarkan diri, meskipun ia tahu bahwa apa yang diperbuatnya salah, serta menyakiti dan merugikan, baik dirlnya sendiri maupun sesamanya. Sikap demikian “dibenci oleh Allah! Kitab Nabi Hosea menyaksikan betapa sikap Israel yang tegar tengkuk telah melanggar batas kesabaran Allah. Mereka tidak bersedia mendengar peringatan-peringatan yang disampaikan Allah melalui Nabi Hosea yang diutus-Nya. Karena itu, Allah pun menolak Israel dan menghukum mereka. Jalan hidup Israel akan dipenuhi dengan duri (ay.5), bahkan terkurung oleh pagar tembok (ay.5).

Kedua nubuat ini merujuk pada peristiwa pengepungan Yerusalem dan pembuangan bangsa Israel ke negeri Babel. Demikianlah upah yang diberikan Allah atas kebebalan hati umat-Nya. Hidup mereka sengsara dan menderlta. Maukah kita mengalaminya juga? Jika tidak, mari kita belajardari pengalaman Israel ini. Pekalah dengan peringatan-peringatan yang diberikan oleh Allah dengan berbagai cara, terutama melalui Alkitab. Dengarlah peringatan-peringatan itu, dan insyaflah segala kesalahan kita, supaya kita beroleh pengampunan dan terhindar dari celaka akibat hukuman Allah.

KJ. 381 : 3,4
Doa : (Ya Roh Kudus, mampukanlah kami menginsyafi kesalahan kami, serta tuntunlah kami untuk hidup di dalam kebenaran)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *