Senin, 7 Agustus 2017 – Renungan Malam

“HUKUMAN ALLAH”

Dan Aku akan menghukum dia.. (ay.12)

Hosea 2 : 8-12
MINGGU IX SES. PENTAKOSTA
SENIN, 7 AGUSTUS 2017
RENUNGAN MALAM
GB. 25 : 1-2-Berdoa

Dalam kehidupan sehari-hari, hukuman berfungsi untuk membuat jera para pelanggar aturan ataupun para pelaku kejahatan. Selain itu, hukuman juga memotivasi seseorang untuk Iebih berhati-hati dan mencegahnya melakukan sesuatu yang merugikan kepentingan publik. Demikian pula halnya dalam kehidupan kita sebagai anak-anak Tuhan. Hukuman yang diberikan Allah sesungguhnya adalah teguran keras bagi kita.AIIah mau supaya kita berhenti melakukan yang jahat, lalu hidup seperti yang dikehendaki-Nya.

Sebelum menjatuhkan hukuman, Allah telah memperingatkan kita dengan berbagai cara, khususnya melalui Firman-Nya di dalam Alkitab. Akan tetapi jika kita tidak peka dan mengeraskan hati, maka hukuman ituakan menjadi kenyataan. Hukuman memang tidak ada yang menyenangkan. Hukuman selalu menyakitkan samaseperti pelanggaran atau dosa yang telah kita perbuat. Bentuk hukuman Allah juga berbeda-beda. Tidak selalu kita pahami dan tidak mudah pula kita jalani. Namun satu hal yang pasti, Allah ingin kita kembali kepada-Nya. Mengasihi Dia dengan segenap hati dan memperoleh kembali berkat-berkat-Nya yang terbaik.

Belajarlah dari Israel yang menuai hukuman karena bersikap keras hati. Mereka telah diperingatkan, tetapi tidak mau mengerti. Hukuman pun dilaksanakan, bukan sekedar gertakan. Israel ditawan oleh bangsa asing dan kehilangan kebebasannya Pekerjaan mereka pun tidak memberi hasil dan hidup mereka jauh dari sejahtera. Pengalaman Israel ini janganlah kita ulangi. Mari sadari kesalahan pribadi dan mintalah pengampunan dari Allah, supaya hukuman yang dirancangkan-Nya tidak terjadi dan menimpa hidup kita!

GB 25 : 3,4
Doa : (Ya Roh Kudus, mampukanlah kami menginsyafi kesalahan kami, serta tuntunlah kami untuk hidup di dalam kebenaran)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *