Selasa, 8 Agustus 2017 – Renungan Malam

“RUJUK KEMBALI”

Maka pada waktu itu, demikianlah finnan TUHAN, engkau akan memanggi Aku :……. (ay.15)

Hosea 2 : 15-22
MINGGU IX SES. PENTAKOSTA
SELASA, 8 AGUSTUS 2017
RENUNGAN MALAM
KJ.410 : 1-Berdoa

Hubungan suami-istri seringkali dijadikan metafora bagi hubungan Allah dan Israel selaku umat-Nya. Salah satu alasannya adalah karena sifat yang khas dari hubungan tersebut dibandingkan dengan hubungan lainnya yang ada di masyarakat. Relasi suami-istri memang bersifat spesial, eksklusif, dan kekal. Keduanya sama-sama berkomitmen untuk saling mencintai, saling percaya, dan saling setia hingga maut memisahkan.

Akan tetapi di dalam kenyataan sehari-hari, tidak sedikit hubungan suami-istri yang rusak bahkan berakhir karena berbagai penyebab. Salah satunya yaitu ketidaksetiaan atau pengkhianatan seperti yang terjadi dalam hubungan antara Allah dengan Israel. Israel selaku istri telah berlaku tidak setia terhadap Allah selaku suaminya dengan menyembah kepada dewa bangsa Kanaan yaitu Baal (lbr. tuan). Akibatnya, Allah pun cemburu dan marah, lalu menghukum mereka. Meski demikian, kemarahan Allah tidaklah berlangsung selamanya.la berkenan mengampuni dan “rujuk kembali”. la bahkan berjanji akan memberkati kehidupan Israel jauh Iebih indah dari sebelumnya, dan Israel pun akan kembali berbakti hanya kepada-Nya.

Sama seperti Israel, kita barangkali juga pernah “menduakan” Tuhan. Misalnya dengan mencintai sesuatu yang kita anggap Iebih berharga atau Iebih penting ketimbang iman dan hubungan kita kepada Tuhan. Kita tertarik untuk mencari kebahagiaan dunia pada plhak yang salah dan dengan cara yang salah. Alhasil hidup kita pun menderita. Jika itu terjadi, segeralah sadar! Mintalah pengampunan Allah dan “rujuklah kembali” dengan-Nya. Sebab tidak ada kebahagiaan sejati apalagi keselamatan di luar Tuhan.

KJ.410 : 4
Doa : (Ya Roh Kudus, mampukanlah kami untuk selalu percaya dan setia kepada Allah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *