“PEMBERIANMU TIDAK SIA-SIA”

MINGGU IV ses. PENTAKOSTA
SELASA, 4 JULI 2017
Renungan Pagi
GB.81 :1 -Berdoa
Kisah Para Rasul 10:1-8
“Semua doamu dan sedekahmu telah naik ke hadirat Allah dan Allah mengingat
engkau. (ay.4b)

Cinta kasih Bunda Teresa selalu diingat dan menjadi teladan bagi semua orang tanpa memandang etnis atau agama. Dari Albania di Eropa bagian tenggara dia datang ke India untuk melayani orang-orang India, khususnya orang miskin dan Iemah di Kalkuta. Dia mencintai dan melayani mereka tanpa membedakan agama atau etnis mereka. Dia adalah contoh hidup saleh dari seorang hamba Tuhan. Cinta kasihnya kepada orang-orang miskin dan Iemah di Kalkuta tidak pernah sia-sia, tetapi memberikan hasil yang Iuar biasa. Dia mendapat perhatian dunia dan dia diclntai oleh banyak orang.

Bacaan pagi ini juga menghadlrkan Kornelius sebagai orang yang memiliki belas kasih yang besar kepada orang-orang di luar kelompoknya. Dia adalah seorang Romawi dan pemimpin kepala pasukan Italia. Jadi bukan orang Yahudi. Meskipun demiklan dia suka memberi banyak sedekah kepada umat Yahudi (ay.2). Karena itu dia dikenal dan dihormati sebagai orang yang baik di kalangan seluruh orang Yahudi (Kis. 10:22). Dia tidak hanya dihormati orang Yahudi, tetapi juga mendapat perhatian Allah (ay.4).

Pemberiannya kepada sesamanya tidak sia-sia. Allah menggingat dia karena setiap sedekah yang diberikannya kepada orang Yahudi dan juga doa-doanya. Kesalehannya ditunjukkan bukan hanya dengan takut akan Allah dan tekun berdoa kepada Allah, tetapi juga melalui tindakan nyata yaitu sedekahnya kepada sesamanya, orang Yahudi.

Kisah ini sejalan dengan tema kerja GPIB tahun 2017 yang memberi penekanan pada pelayanan dan kesaksian bagi sesama. Itu artinya warga GPIB harus belajar dari Kornelius untuk tidak hanya peduli dengan dirinya sendiri atau dengan warga GPIB saja, tetapi juga peduli dengan orang di Iuar GPIB atau yang beragama lain. Pelayanan kita kepada orang lain di Iuar GPIB dan di Iuar gereja tidak akan pernah sia-sia. Pelayanan kita kepada sesama kita justru memperlihatkan bahwa warga GPIB juga peduli kepada orang lain.

Karena itu marllah kita memulai hari ini dengan berpikir apa yang bisa kita lakukan untuk orang lain di Iuar kelompok kita yang membutuhkan perhatian dan pelayanan kita.

GB.81:3
Doa : (Kristus, ajarkan kami untuk memberi kepada sesama, meskipun mereka berbeda dengan kami atau bukan seiman dengan kami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *