“MENJADI YANG DICINTAI”

MINGGU IV SES. PENTAKOSTA
RABU, 5 JULI 2017
Renungan Pagi
GB. 283:1 -Berdoa
Kisah Para Rasul 10:19-24
Kornelius, seorang perwira yang tulus hati dan takut akan Allah, dan yang terkenal baik di antara seluruh bangsa Yahudi, (ay.22)

Pepatah bijak mengatakan bahwa mencari 100 musuh lebih mudah dari pada mencari satu sahabat. Menjadi orang yang dibenci lebih mudah dari menjadi orang yang dicintai. Tetapi lebih sulit lagi mencari sahabat atau menjadi orang yang dicintai di luar lingkungan kita sendiri. Semua ini hanya bisa dilakukan jika kita memiliki relasi yang baik dengan orang-orang di luar lingkungan kita. Selain itu kita juga harus berbuat baik kepada siapa saja, termasuk kepada orang-orang yang tidak seiman atau bahkan bermusuhan dengan
kita.

Ini tidak mudah, tetapi Kornelius, perwira Romawi akan mengajarkan kita tentang hal ini. Meskipun aturan orang Yahudi membuat orang Yahudi tidak bisa bebas bergaul dengan orang non Yahudi seperti Kornelius, namun itu tidak mengurangi perhatian Kornelius kepada orang Yahudi. Meskipun tidak bisa bergaul bebas dengan Kornelius, tetapi tampaknya Kornelius dihormati oleh orang Yahudi. Mengapa? Bukan hanya karena dia seorang yang saleh. Bukan hanya Karena dia takut akan Allah, tetapi juga karena dia seorang pen/vira yang tulus hati. Tulus hati artinya sebagai seorang pejabat dia tidak tinggi hati dan menjaga jarak dengan orang lain. Dia juga tidak memberi sedekah kepada orang Yahudi untuk mencari pamrih atau agar disukai dan dipuji, melainkan dengan hati yang tulus. Karena itu dia menjadi orang yang dicintai.

Keteladanan Kornelius ini mendorong kita sebagai orang Kristen untukjuga memiliki hati yang tulus dalam berelasi dengan orang lain. Orang yang tulus hatinya tidak akan membatasi relasi dan kebaikan hanya kepada orang-orang tertentu saja. Gereja yang tulus hatinya adalah gereja membebaskan dirinya dari pelayanan yang mencari pamrih. Untuk itu mari kita memulai hari ini dengan menjadi orang yang dicintai, karena kita mau berelasi dan berbagi dengan orang lain dengan tulus hati.

GB.283:2
Doa : (Kristus, mampukan kami untuk menjadi orang-orang yang dicintai sesama kami).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *