“BERHATI-HATILAH DI PERSIMPANGAN”

“Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah, tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum yang lain yang ber]uang…membuat aku menjadi tawanan hukum dosa…” (ay.22 -23)

Roma 7 : 21-25
MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
SABTU, 24 JUNI 2017
RENUNGAN PAGI
KJ. 411 : 1-Berdoa

Semua manusia yang hidup pasti akan selalu diperhadapkan pada pilihan-pilihan termasuk pada pilihan untuk hidup dalam kebenaran Firman Allah atau hidup dalam kedagingan dunia. Kita tahu tentang kebenaran Firman Allah, tetapi kita juga tahu ada hal-hal yang Iebih menarik dan menyenangkan dalam hal-hal duniawi. Hal ini seringkali membawa kita pada sebuah persimpangan.

Rasul Paulus juga menyadari benar bahwa di dalam hidupnya selalu diperhadapkan pada dua kekuatan yang saling memengaruhi sehingga membuat dirinya berada dalam sebuah persimpangan. Yaitu persimpangan untuk memilih melakukan kebenaran Firman Allah atau memilih menjadi tawanan hukum dosa. Artinya rasul Paulus sangat memahami bahwa ketidak-mampuan manusia melakukan hukum Taurat secara sempurna semuanya karena dosa yang ada di tubuh manusia. Karena itulah manusia akan selalu diperhadapkan pada situasi mengetahui kebenaran tetapi tidak mampu melakukannya karena pengaruh hal-hal duniawi.

Apa yang akan kita lakukan saat kita berada di dalam persimpangan seperti itu? Pastinya kita akan mengalami kebingungan. Kebingungan karena tahu yang benar tetapi Iebih menarik dan enak yang tidak benar. Rasul Paulus menegaskan bahwa sebenarnya Kebingungan itu tidak perlu ada jika:1) sebagai orang percaya menyadari bahwa ada kekuatan kuasa Allah yang selalu hadir dalam hidup; 2) buka hati dan biarkan kuasa Roh Kudus bekerja dalam hidup kita dan bukan kuasa manusia.

Di persimpangan kehidupan, belajarlah melihat ke berbagai sisi. Amatilah dengan seksama dan cermat sambil memohon bimbingan kuasa-Nya agar kita tidak salah langkah. Mari kita jalankan aktivitas kerja layan sepanjang hari ini dengan selalu cermat dan waspada di bawah bimbingan kuasa Allah.

KJ. 411 : 2
Doa : (Tuhan Yesus bimbing kami untuk membiarkan kuasa-Mu bekerla dalam hidup agar kami tidak bingung saat berada di persimpangan hidup)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *