“ADAM DAN KRISTUS”

“…sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.” (ay.19)

Roma 5 : 12-21
MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
JUMAT, 23 JUNI 2017
RENUNGAN PAGI
KJ. 412 : 1-Berdoa

Keselamatan adalah tujuan semua manusia yang hidup di dunia. Apapun dilakukan untuk memperoleh keselamatan. Namun, benarkah bahwa manusia dapat diselamatkan karena usahanya? Rasul Paulus hadir hendak meluruskan pemahaman yang salah tentang keselamatan. Manusia bukan diselamatkan karena melakukan hukum Taurat.

Rasul Paulus menjelaskan pemahaman yang benar tentang keselamatan dengan menunjukkan sejarah kehidupan manusia yang tidak terlepas dari kisah Adam dan Kristus. Perbedaan antara Adam dan Kristus yaitu Adam hanyalah manusia yang diberi nafas hidup oleh Allah, sedangkan Kristus adalah Roh yang menghidupkan; Jika adam hanya diciptakan dari debu sedangkan Kristus lahir dari kuasa Roh Kudus; jika Adam penuh dengan pelanggaran dan membuat manusia terhisap dalam dosa, sedangkan Kristus penuh dengan kasih karunia dan membuat manusia terhisap dalam karya keselamatan Allah.

Hal di atas menyadarkan orang percaya bahwa sejarah hidup manusia meliputi:

  1. Dosa yang muncul karena kesatuan manusia dengan Adam dan
  2. Pembenaran yang muncul karena kesatuan dengan Kristus.

Artinya rasul Paulus mengajak kita memahami:

  1. Jika kita mengabaikan sejarah tentang Adam, maka kita tidak akan mengerti Kristus dengan sesungguhnya. Karena semua yang mati didalam Adam; dihidupkan dalam Kristus.
  2. Kristus adalah Allah, kalau orang belum menerima Kristus dalam kehidupan ia hanya manusia yang penuh dosa.

Pagi ini, ingat Kristus telah membangkitkan dan melahirkan kita dalam kehidupan baru. Kita diselamatkan karena rahmat melalui pembenaran-Nya. Sebagaimana permusuhan dengan Allah meliputi seluruh umat manusia, begitu pula halnya pendamaian, meniadakan perm usuhan itu. Bersyukurlah atas rahmat pembenaran yang hadir dalam hidup kita.

KJ.413 : 1
Doa : (Ya Kristus, ajar kami bersyukyr atas karya Pembenaran-Mu lewat perilaku hidup yang sesuai kehendak-Mu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *