“KESETIAAN ALLAH VS KESETIAAN MANUSIA”

“Sekali-kali Iidak!…Allah adalah benar, dan semua manusia pembohong…” (ay.4)

Roma 3 : 1-8
MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
RABU, 21 JUNI 2017
RENUNGAN MALAM
KJ. 370 : 1-Berdoa

Dimana Allah? Benarkah Allah ada? Kalau memang benar kenapa saya mengalami masalah yang tidak pernah berhenti? Pertanyaan-pertanyaan diatas seringkali kita keluarkan di dalam perjalanan hidup kita, saat masalah tidak pernah berhenti datang dalam hidup. Pertanyaan itu muncul sebagai sebuah usaha kita untuk mempertanyakan kesetiaan Allah dalam hidup kita. Namun, benarkah Allah tidak ada? Benarkah Allah tidak setia dalam hidup kita?

Ya, kita sering menuntut kesetiaan Allah di hidup kita. Namun, sebelum kita bertanya dan menuntut kesetiaan Allah, sudahkah kita benar setia kepada-Nya? Sudahkah kita selalu setia kepada Allah dalam segala situasi dan kondisi kehidupan kita? Jawaban-nya: tidak. Realitanya kita hanya setia kepada-Nya ketika kita ada perlunya, jika ternyata kemauan kita tidak terpenuhi juga maka terkadang kita mulai mempertanyakan kesetiaan Allah.

Padahal kita sebenarnya yang mulai tidak setia dan menjauh darinya. Kita sering meremehkan dosa, dengan berpikir bahwa Allah Mahakasih maka ketika kita berbuat dosa, pasti Allah mengampuni kita. Namun, saat penghukuman Allah yang datang; maka kita mulai mengatakan “Allah tidak setia!” Padahal sebenarnya Allah tetap setia, hanya kesetiaan-Nya diwujudkan dalam penghukuman agar manusia dapat belajar menjadi pribadi yang lebih setia kepada-Nya.

Rasul Paulus menasihatkan bahwa Allah setia dengan umat-Nya. Ia selalu hadir dalam setiap detik kehidupan umat-Nya. Allah ada dan selalu ada. Namun, sikap kita yang cenderung lebih sering mengeluh daripada bersyukur membuat kita tidak dapat merasakan kesetiaan-Nya. Sudahkah hari ini senantiasa diisi ucapan syukur? Atau lebih banyak keluhan?”. Bersyukurlah maka kita akan selalu merasakan kehadiran-Nya yang setia dalam hidup.

KJ.370 : 3
Doa : (Ajar kami untuk lebih bersyukur dan bukan mengeluh kepada-Mu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *