“DIRIKU ADALAH MILIK TUHAN”

Makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh (ay.13)

1 Korintus 6 : 12-20
MINGGU TRINITAS
SABTU, 17 JUNI 2017
RENUNGAN MALAM
KJ.436 : 1-Berdoa

Ada seorang anak kecil yang diangkat sebagai anak oleh seorang raja yang baik hati dan bijaksana. Ia diajar untuk hidup seperti layaknya seorang anak raja, baik dari cara berpakaian, cara bicara, cara makan, dsb. Pada suatu hari ketika sang raja mengajak anak angkatnya itu berkeliling pasar yang ada di kota, si anak terlihat begitu gelisah ketika dia melewati tempat sampah umum yang berada di pinggir pasar. Mengapa? Karena ternyata tempat itu adalah tempat dia biasanya mencari sesuatu yang dapat dipakainya kembali. Ternyata tidak mudah bagi si anak merubah pola hidupnya walaupun ia telah menjadi anak raja.

Saudaraku, ternyata tidak mudah pula bagi anggota Jemaat di Korintus untuk merubah pola hidup mereka yang didasarkan pada cara pikir bahwa mereka bebas melakukan apapun untuk memuaskan hasrat mereka. Dan bagi mereka kebutuhan seksual itu sama dengan kebutuhan akan makanan yang harus dipenuhi. Pemikiran seperti ini membuat mereka mempraktekkan cara hidup tidak bermoral yaitu percabulan. Paulus dalam tulisannya menegaskan kepada Jemaat Korintus bahwa tubuh dan jiwa adalah milik Tuhan. Oleh karena itu mereka harus mempergunakan tubuh mereka untuk memuliakan Tuhan bukan untuk dipakai melakukan perbuatan yang tidak bermoral seperti percabulan.

Saudaraku, mari melakukan evaluasi diri, apakah sepanjang minggu dan terlebih sepanjang akhir pekan ini, kita mempergunakan tubuh kita yang adalah milik Tuhan ini dengan benar/tidak. Apakah sepanjang minggu ini kita mempergunakan seluruh panca indera, perkataan dan perbuatan kita untuk menyenangkan hati Tuhan dan sesama atau sebaliknya? Mari mengevaluasi diri dan memohon pengampunan Tuhan agar kita layak menghampiri hadirat Tuhan dalam persekutuan di esok hari.

KJ.436 : 2
Doa : (Tuhan Yesus, mampukanku untuk menjaga kekudusan hidupku dengan menjauhi berbagai hal yang dapat membawaku kepada hal-hal yang melanggar perintah-Mu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *