KATONG SAMUA BASUDARA

HARI MINGGU TRINITAS
MINGGU, 11 JUNI 2017
Renungan Malam
KJ. 252 : 1,2-Berdoa

Efesus 2:19-22
Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga darl orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, (ay.19)

Ada seorang pria tua yang mengunjungi sebuah galeri seni. Ia sangat terkesan melihat sebuah lukisan yang menggambarkan penderitaan Yesus di salib. Lukisan itu terasa begitu nyata sehingga hatinya dipenuhi ucapan syukur dan dengan airmata berlinang, ia berseru, “Puji|ah Dial Saya mengasihi-Nya! Saya mengasihi-Nya!” . Para pengunjung lain merasa heran mendengar perkataan pria itu. Seseorang dari mereka maju dan mengamati lukisan itu. Ia pun segera merasakan perasaan yang sama dan ia menjabat erat tangan pria tua itu dan berkata, “Saya juga mengasihi-Nya!” Adegan itu terulang ketika pria ketiga dan keempat melintas, menatap lukisan itu, dan berseru, “Saya juga mengasihi-Nya!” Walau tidak saling mengenal, namun mereka disatukan oleh ikatan yang sama yaltu kasih pada Tuhan Yesus.

Saudaraku, rasul Paulus dalam tulisannya menyebut Yesus sebagai “batu penjuru”. Batu penjuru adalah sebuah batu besar yang ditempatkan pada pondasi di sudut utama suatu bangunan. Ia menghubungkan bagian ujung tembok dengan tembok sebelahnya, sehingga keduanya menyatu. Dengan sebutan ini, Paulus mau memperlihatkan peran Yesus sebagai pemersatu orang Yahudi maupun orang non Yahudi dalam sebuah keluarga Allah yang bertumbuh bersama dalam tuntunan Roh Kudus. Melalui tulisannya ini, Paulus hendak mengingatkan orang percaya bahwa dalam Tuhan Yesus semua adalah bagian sebuah keluarga dengan berbagai sifat, karakter, kemampuan dan talenta yang dapat memperkaya kehidupan persekutuan dan bukannya merusak kehidupan persekutuan.

Saudaraku, akhiri hari ini dengan sebuah ungkapan syukur bahwa kita adalah bagian dari persekutuan keluarga Allah dan mari kita menjadi anggota persekutuan yang mau senantiasa terlibat aktif dengan kemampuan dan talenta yang dimiliki untuk membangun kehidupan persekutuan.

KJ. 252:6
Doa : (Tuhan Yesus, trimakasih karena karya-Mu aku menjadi bagian keluarga Allah. Tolong diriku untuk mempergunakan setiap kemampuan dan talenta yang ada untuk membangun kehidupan persekutuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *